Humas Daring: Mengamati dan Menganalisa Website Corporate/Government

Mengenal Lebih Jauh Website Pertamina: Mencirikan Budaya Digitalisasi yang Adaptif dan Up to Date



Halo, Halo Sobat PR!! 

Kali ini kita ada bahasan menarik dan wajib banget buat dibaca sampai habis. Pastinya kita semua tahu, kan ya dengan satu perusahaan terkenal bahkan termasuk ke dalam jajaran perusahaan terbesar di Indonesia. Tebak apa? Ya, benar banget! Pertamina!! Pertamina merupakan hasil gabungan dari perusahaan Pertamin dengan Permina yang didirikan pada tanggal 10 Desember 1957 dan terus eksis hingga sekarang.

Hmm.. sebelumnya masih ada yang galau soal BBM naik? Atau sering antre buat isi bensin di Pertamina? Siapa di sini yang masuk ke dalam fandomnya Pertamina?? Sudah tahu kan ya, mau menghubungi Pertamina, cari tahu lebih lanjut soal Pertamina, atau bahkan sering banget kepoin salah satu PT terbesar milik Indonesia ini! Jangan galau apalagi sampai bingung bagaimana dan dimana bisa melihat website Pertamina. Dan ada apa saja sih? Sini, Sini yang jauh mendekat, yang dekat merapat!!

💁💁💁💁💁 

Langkah pertama, tekan dulu link yang ada di bawah ini agar langsung terhubung ke website asli Pertamina.

https://www.pertamina.com/ 

Langkah kedua, langsung masuk ke website yang tertera dan binggou!! Tampilan luar biasa akan kita temukan saat pertama kali membuka website official dari Pertamina dan dijamin kita akan betah untuk melihat apa saja informasi dan berita yang ditampilkan.

 


Nah, setelah beberapa hari mengamati website official dari Pertamina ini, ada banyak hal menarik yang wajib untuk dicari tahu. Karena memang websitenya semenarik itu.

Pengamatan Hari Pertama:

Rabu, 19 Oktober 2022

Website yang Memukau 👀👀

Tampilan awal saat membuka website resmi Pertamina kita disuguhkan dengan tampilan foto berbagai tokoh-tokoh besar seperti Presiden Joko Widodo, Erick Tohir, Ahmed Mazari (Presiden Microsoft Asia), Ami Chua (Presiden Schlumberger Asia), Nel Robinsen, Simon Paris, Jay K. Rosengad, Zulkifli Hasan, dan beberapa tokoh penting lainnya. 

Siapa sih yang tidak kenal mereka?

Terutama slide kedua yang memperlihatkan foto Ibu Nicke Widyawati, one and only President Directour and CEO of Pertamina.


Tulisan awal saat membuka website ini adalah PERTAMINA IS READY FOR SOE INTERNATIONAL CONFERENCE, lengkap dengan logo Pertamina.

Nah, pada slide kedua diperlihatkan background karyawan Pertamina yang saling  menyatukan tangan dengan menggunakan shots kamera Close Up, di sampingnya terdapat tulisan Semangat Perubahan.

Kemudian beralih pada slide ketiga dengan background nuansa langit malam, karyawan yang terlihat seperti terbang, seolah memancarkan Energizing You.

Lalu, slide selanjutnya tampilan Pertamina Shop dengan background hamparan luas. Pertashop sendiri adalah outlet penjualan pertamina berskala tertentu. Berlanjut pada slide berikutnya adalah Pusat Layanan Pertamina, lengkap dengan contact dari Pertamina, dan terakhir adalah tampilan cara mengakses Energia Weekly Pertamina (e-paper edisi Oktober) dengan cara memindai pada QR code yang tertera. Tampilan inilah pada layar utama (HOME) saat pertama kali kita membuka website Pertamina.

Dari segi desain dan tampilan sangat menarik dan kreatif. Karena tampilannya menggunakan animasi yang bisa movement baik secara otomatis maupun manual. Intinya kita akan berdecak kagum saat pertama kali membuka websitenya. Desainnya pun menunjukkan desain industrial yang menunjukkan Pertamina adalah salah satu BUMN.

Selain gambar yang mendukung, konsep yang tidak monoton, dan komposisinya jelas, colour pallet yang digunakan juga mencirikan Pertamina, yaitu Merah, Biru, dan Hijau. Perpaduan warna yang eye catching semakin menambah minat untuk mengamati website ini.

HOME & MENU

Jika diamati lagi, pada bagian HOME, kita bisa memilih ingin melihat dan membaca bagian mana saja mengenai Pertamina. Selain dari kepala tampilan yang menyuguhkan Registrasi Lembaga Penyalur, Investor, Media dan Informasi, dan Keberlanjutan, nah pada bagian Menu ini dengan background laut lepas juga terdapat beberapa pilihan seperti:

    • About Us (Tentang Kami)
    • Bisnis Kami
    • Hubungan Investor
    • Media & Informasi
    • Keberlanjutan
    • Pengadaan
    • Karir
    • Dan Hubungi Kami (Contact)

Kita juga bisa memilih ingin menggunakan bahasa apa pada menu di bagian kanan atas, terdapat dua pilihan bahasa yaitu bahasa Indonesia dan bahasa Inggris.

Dari tampilan awal slide yang menggunakan animasi, di bawahnya terdapat informasi yang merupakan bagian dari pilihan pada menu.

Seperti berita, “Mewujudkan Kedaulatan Energi Hingga Pelosok Negeri” sebagai highlight dari Hubungan Investoi. Lalu di bawahnya lagi terdapat bagian dari Tentang Kami, berlanjut ke bawahnya lagi adalah Group Bisnis Kami, lalu ada Laporan Tahunan, “Komitmen Pertamina Terhadap Isu Energi, Keberlanjutan & Iklim dalam Task Force ESC B20”, kemudian Layanan Informasi Publik, Rekruitmen, dan Event.

MEDIA & INFORMASI; BERITA SEPUTAR PERTAMINA

Selanjutnya di bagian bawah website ini, juga terdapat Pertamina News Room.

Berita pada hari ini, 19 Oktober 2022 sejak hari pertama saya mengamati, berita yang merupakan siaran pers ini diupload pada pukul 13:32:00 dan telah dilihat lebih dari 200 orang pengunjung dengan judul “Pertamina Gandeng BEI Untuk Perdagangan Karbon, Begini Upaya Pertamina Capai Target Net Zero Emissions 2060”.

Lalu selang beberapa jam dari saya mengamati pada hari pertama, muncul lagi berita “Pertamina NRE-IGNIS Energy Holdings-Krakatau Steel Studi Bersama Perdagangan Hidrogen Bersih di Indonesia” yang diupload pukul 16:29:00, merupakan siaran pers juga dan telah dilihat lebih dari 150 orang pemgunjung.

Semua berita tersebut terdapat pada bagian Media & Informasi. Dalam memenuhi kebutuhan informasi bagi masyarakat, Pertamina memberikan akses yang luas untuk dapat mencari informasi seputar kegiatan energi di Indonesia. Dimana, pada bagian media dan informasi ini terdapat beberapa indikator seperti:

Layanan Informasi Publik, yang memuat berbagai macam Profil PPID Pertamina, Pengajuan Permohonan Informasi Publik (E-PPID), dan Alamat PPID Unit Operasi. Selanjutnya, Ruang Media. Pada ruang media ini juga terdapat siaran pers dengan berita up to date dan menarik seputar Pertamina.
Lalu, terdapat Energia Update, yang meliputi beberapa energia:

Ø Berita Energia, pada berita energia ini memuat berbagai macam berita yang ditampilkan pada website Pertamina.

Ø Energia Paper, nah pada energia paper ini bisa dikatakan sebagai majalah onlinenya dari Pertamina dengan sorotan, berita utama, highlight berita terhangat, dan cover dari paper yang tentunya sangat menarik tentunya. Dari energia paper ini, maka terdapat juga energia weekly yang beritanya diupload setiap minggu dan energia monthly yang beritanya itu diupload setiap bulannya. 

Menarik, bukan? Jadi bisa dipastikan kalau website dari pertamina ini selalu update, mengikuti perkembangan, dan kreatif. Jadi kita sebagai pembaca tidak akan bosan untuk terus mengunjungi website ini. Meskipun nih, poin pentingnya adalah ini merupakan website Pertamina, jadi informasi yang diberikan tentu seputar Pertamina. Jadi jangan heran kalau berita dan informasi yang ditampilan selalu mengenai Pertamina, namanya juga official Website PERTAMINA.

Lalu ada Berita CSR, Galeri Pertamina yang mencakup Foto, Video, dan Infografis. Pada gallery foto, misalnya terdapat rekapan kegiatan yang dilakukan pertamina mulai dari hilir, hulu, infografis, energi sudut negeri, dan masih banyak lagi, untuk video sendiri terdapat Jelajah Energi, ENERGIA TV, Video Highlight.

Kemudian ada juga publikasi baik itu Pertamina Energy Institute maupun Kompilasi Market Insight, dan terakhir adalah pengumuman mengenai website Pertamina yang terakhir kali update itu pada tanggal 17 Oktober 2022 pukul 11:00 dengan judul “Weekly Executive Summary PCC 135 Periode 10 - 16 Oktober 2022 Rev"

😍😍😍

Gimana? Keren banget, kan?

 

Nah, Pengamatan selanjutnya pada hari kedua:

Kamis, 20 Oktober 2022


Harusnya pertama kali kita kepoin profil Pertamina, kan? Tapi karena dari awal kita sudah terpikat dengan tampilan website yang sangat menarik dan kreatif pastinya membuat kita mengunjungi setiap menu yang ada, terutama dengan colouring dan komposisi informasi yang inovatif. Sekarang, hari kedua ini yang kita amati itu adalah bagian profil dari Pertamina itu sendiri sebagai salah satu Corporate terbesar di Indonesia.

Pertama, pada bagian menu terdapat Tentang Kami (About Us), pada bagian ini langsung diarahkan juga pada sub-menu seperti:

PROFIL PERUSAHAAN

DIREKSI DAN KOMISARIS

Jika kita melihat profil perusahaan dari Pertamina pada bagian sekilas, pertamina memuat peran dan kemampuan mumpuni pertamina selama lebih dari 6 dekade, bentuk nyatanya adalah pertamina sangat berperan secara strategis yang membawahi enam Subholding yang bergerak di bidang energi, yaitu Upstream Subholding yang secara operasional dijalankan oleh PT Pertamina Hulu Energi, Gas Subholding yang dijalankan oleh PT Pertamina Gas Negara, Refinery & Petrochemical Subholding yang dijalankan oleh PT Kilang Pertamina Internasional, Power & NRE Subholding yang dijalankan oleh PT Pertamina Power Indonesia, Commercial & Trading Subholding yang dijalankan oleh PT Pertamina Patra Niaga, serta Subholding Integrated Marine Logistics yang dijalankan oleh PT Pertamina International Shipping. Secara bertahap dari tahun ke tahun hingga puncaknya pada tahun 2017, Pertamina hampir mendekati visi dan misi-nya sebagai perusahaan yang menjadi tonggak perekonomian Indonesia.

Perlu diketahui juga, dari hasil pengamatan yang saya lakukan pada hari kedua ini, ternyata saya baru tahu kalau nama pertamina pada awalnya bukanlah pertamina.

Pada 10 Desember 1957, perusahaan pertamina berubah nama menjadi PT Perusahaan Minyak Nasional, disingkat PERMINA. Tanggal ini diperingati sebagai lahirnya Pertamina hingga saat ini. Pada 1960, PT Permina berubah status menjadi Perusahaan Negara (PN) Permina. Kemudian, nama pertamina ini berganti lagi sesuai dengan PP No.31 Tahun 2003 tanggal 18 Juni 2003, Perusahaan Pertambangan Minyak dan Gas Bumi Negara berubah nama menjadi PT Pertamina (Persero) yang melakukan kegiatan usaha migas pada Sektor Hulu hingga Sektor Hilir. Pada 10 Desember 2005, Pertamina mengubah lambang kuda laut menjadi anak panah dengan warna dasar hijau, biru, dan merah yang merefleksikan unsur dinamis dan kepedulian lingkungan. Hingga tahun 2020 Pertamina terus bertransformasi dan berkembang hingga saat ini.

Visi & Misi Pertamina


Makna Logo



Lalu ada makna logo. Kita pasti kenal dengan tiga warna yang menjadi ciri khas dari Pertamina ini. Masing-masing memiliki makna tersendiri. Warna biru memiliki makna andal, bisa dipercaya, dan bertanggung jawab. Lalu hijau, hijau diartikan sebagai sumber daya energi yang berwawasan pada lingkungan, dan merah sebagai arti dari ketegasan dan keberanian dalam menghadapi tantangan. Kemudian ada simbol grafis yang masing-masing juga memiliki makna baik itu anak panah yang menggambarkan aspirasi organisasi pertamina untuk terus bergerak ke depan, berprogress, dan maju, dengan mengisyaratkan huruf P, yang merupakan hurus pertama dari pertamina. Kemudian tiga elemen warna ini sebagai lambang dari pulau-pulau mencirikan nusantara Indonesia.

Terdapat struktur organisasi dari Pertamina itu sendiri.

 

 Siaran Pers

Nah, sekarang kita kenalan dengan para dewan direksi dan dewan komisaris dari Pertamina. Selain profil perusahaan, hal lain yang saya amati adalah berita yang selalu update ditampilkan pada website ini. Pada siaran pers yang terdapat di menu, kita bisa melihat berita terupdate hari ini, mengenai Pertamina Patra Niaga Buka Peluang Kerja Sama Kembangkan Bisnis Non-Fuel Retail di Jaringan SPBU yang diupload pada pukul 16:51:00 dan telah dilihat lebih dari 150 orang pengunjung. Hal yang menarik dan patut diapresiasi adalah website pertamina ini selalu memperlihatkan berapa jumlah pengunjung yang melihat dan membaca artikel dari website official pertamina ini. Nah jangan lupakan satu hal ini, setiap tampilan berita kita tentu menyadari ada foto dari sekretaris pertamina, Brahmantya Satyamurti Poerwadi lengkap dengan Contact Pertamina.

Berita Energia

Berita selanjutnya adalah prestasi yang telah diraih oleh pertamina pada ajang IDIA 2022 yang diraih oleh Manager Application Intergration System Pertamina Indradi Wahyu Kusuma yang secara simbolis menerima dua penghargaan Indonesia Digital Innovation & Achievement Award (IDIA) 2022 untuk Pertamina kategori Best Digital Technology in Energy Industry 2022 dan Best Overall Indonesia Digital Innovation and Achievement in Energy Industry 2022.

 

Selanjutnya, Pengamatan pada hari ke-3:

Jum’at, 21 Oktober 2022

Pada pengamatan ketiga ini, ada sesuatu yang menarik mata pada sudut kanan atas, yakni beberapa barisan informasi yang terlihat seperti pita merah.

Registrasi Lembaga Penyalur

Pertama itu, adalah bagian Registrasi Lembaga Penyalur. Saat kita menekan bagian ini, kita akan langsung diarahkan untuk bagaimana cara bergabung di Pertamina dan langsung diperkenalkan dengan berbagai jenis kemitraan Pertamina. Untuk tampilan desain websitenya sangat eye catching dan menarik.

Hubungan Investor

Kemudian, di sampingnya adalah bagian hubungan investor yang didukung dengan tampilan para karyawan Pertamina dan beberapa laporan seperti laporan tahunan, laporan keuangan, dan sebagainya. Untuk komposisi dan background tampilannya juga cukup unik dan membuat pengunjung betah berlama-lama.

Media & Informasi

Siapa bilang membaca berita itu membosankan? Buktinya website Pertamina mampu menampilkan berita berupa siaran pers, berita energia, dan juga memiliki energia weekly, dan energia monthly yang masing-masing benar-benar terstruktur dan jelas bagian-bagiannya. Hal menarik lainnya bukan hanya didukung secara visual tapi juga Pertamina yang memperlihatkan berapa jumlah pengunjung, kelengkapan informasi, dan penulisan berita yang memang sudah terpercaya jelas dan terstruktur penulisannya.

Keberlanjutan

Dikutip dari official websitenya, Pada bagian ini langsung merupakan pesan yang disampaikan oleh direktur utama Pertamina, “Komitmen kami kepada keberlanjutan selaras dengan pergerakan global yang mengedepankan integrasi komitmen lingkungan, sosial dan tata kelola dalam strategi bisnis serta Tujuan Pembangunan Berkelanjutan/ SDGs. Pertamina percaya bahwa inisiatif-insiatif strategis keberlanjutan dapat menjadi roda pendorong untuk Pertamina menjadi perusahaan energi global yang menciptakan nilai dan komitmen dalam keberlanjutan jangka Panjang..”. Buat yang penasaran dengan direktur utama Pertamina, pada bagian ini langsung dipajang foto Ibu Nicke Widyawati.

 

Pengadaan

Sebelum itu, saya ingin menunjukkan kekaguman pada website ini yakni adanya variasi bagckround yang menarik mata dan tidak monoton. Bagian pengadaan ini, pertamina memperkenalkan system digital procurement (GEP SMART) dengan tujuan supplier engagement. Nah, aplikasi GEP SMART ini terhubung dengan Enterprise Resource Planning (ERP). Jika kita ingin lebih jauh melihat sub-pengadaan ini terdapat beberapa yang bisa dikunjungi, yakni:

  • Informasi Pengadaan
  • Pengadaan Umum
  • Pengadaan Minyak Mentah 
  • Pengadaan Kapal
  • Pengadaan di Daerah
  • E-Procurement

Selain pengadaan, di bagian menu kita akan menemukan karir. Siapa sih yang tidak ingin magang dan bekerja di Pertamina? Nah, karena itu Pertamina membuka kesempatan bagi yang berminat dan tertarik untuk bergabung dengan Pertamina.

Dengan slogan “Bersama Memajukan Negeri” Pertamina membuka kesempatan seluas-luasnya bagi anak bangsa yang ingin berkarir di perusahaan dan berkontribusi secara besar terhadap kemajuan perekonomian bangsa. Pada bagian ini, kita bisa mengetahui informasi seputar Pertamina, karena dibuka pertanyaan dan jawaban yang bisa memudahkan kita memperoleh informasi. Karir ini juga dilengkapi dengan contact perusahaan, baik itu alamat email, media sosial, maupun alamat perusahaan.

Kembali lagi, tidak lupa berita yang selalu update pada hari ini mengenai “Meningkat 20% Dibandingkan Tahun Lalu, 2.445 Peserta dari 386 Perguruan Tinggi Ikuti Kompetisi Ide Bisnis Pertamina "Pertamuda Seed & Scale 2022" yang diupload pada pagi hari dan sore harinya melalui siaran pers diupload prestasi yang membanggakan dari pertamina yaitu “Pertamina Raih Peringkat 2 Rating ESG Dunia” yang telah dilihat lebih dari 100 orang pengunjung.


Sumber: Website Pertamina

 

Nah, dari pengamatan saya tersebut bisa disimpulkan bahwa website official milik pertamina sangat menarik baik itu dari segi desain, tampilan, komposisi warna, penulisan, dan lain sebagainya yang memang tidak diragukan lagi bahwa website ini dikelola oleh praktisi dan seseorang yang ahli di bidangnya. Website Pertamina ini juga pastinya mengikuti digitalisasi dengan persebaran informasi yang cepat, karena hampir dalam sehari itu lebih dari dua berita yang diposting. Sehingga publik tidak menganggap website ini mati namun tetap aktif memberikan informasi. Dengan adanya website ini secara tidak langsung menjadi media yang efektif bagi perusahaan untuk lebih dekat dengan publik, mengetahui bagaimana penilaian publik terhadap perusahaan dalam hal ini Pertamina, dan mampu meningkatkan branding dari Pertamina itu sendiri, terlebih banyak sekali prestasi yang diraih oleh Pertamina dan publik dapat mengakses itu semua melalui website ini. Hal ini juga terbuka bagi publik dari berbagai kalangan, termasuk bagi mereka yang ingin bergabung dengan Pertamina.



Begitulah kira-kira hasil pengamatan yang saya lakukan dari website Pertamina ini. Kalau ada kekurangan dan saran plus masukan boleh banget disampaikan. Terima kasih sudah mengunjungi laman ini. Salam hangat penulis.


Eliza Nuzul Fitria

Mahasiswa Ilmu Komunikasi, Universitas Andalas 

Konsentrasi PR

Dosen: Ilham Hafivi, M.I.Kom 

 

 

 

 

 

 

Tau Starbuck? Sayang Banget Kalau Nggak Kenal Dengan Vidi Prima! Yuk Kepoin Akun Media Sosialnya

Review Akun Media Sosial Seorang Public Relations: Vidi Prima Lestari Putri, PR Manager Starbucks Indonesia

Sumber foto: @vidiprima

Siapa disini yang suka beli minuman di Starbuck? Atau cuma sekadar mencoba lalu ketagihan tapi tidak punya uang? Sebenarnya apa yang membuat kamu begitu tertarik dengan Starbuck? Apa karena Starbuck jadi brand minuman nomor 1 paling menarik di instagram pada 2021? 

Bahkan hingga sekarang Starbuck masih tetap eksis dan semakin ramai peminat!

Nah, tentu ada seseorang yang membuat suatu perusahaan khususnya Starbuck menjadi brand minuman dengan reputasi yang mengesankan. Ya, dialah Public Relations!

Sekarang, mari kita mengenal siapa saja Public Relations yang membawa Starbuck Indonesia berada pada posisi 10 besar dengan brand paling menarik di Instagram. Salah satunya adalah Vidi Prima Lestari Putri. Wanita cantik ini bekerja sebagai seorang Public Relations Manager di PT. Sari Coffee Indonesia (Starbucks Indonesa) sejak Januari 2022. Cukup aktif di media sosial dengan pengikut instagram lebih dari 3000 orang, Vidi selalu terlihat anggun dan menarik dalam setiap postingannya. Hampir dari setiap konten di media sosialnya, khususnya instagram memuat postingan tentang kehidupan sehari-harinya yang suka travelling ke tempat-tempat indah yang ada di Indonesia. Seperti ke Pulau Belitung, Yogyakarta, NTT, Sumba Barat, Sumba Timur, dan sebagainya.

Terdapat juga beberapa postingan yang menceritakan perjalanannya sebagai seorang PR Starbucks, dimana Starbucks membuka gerai pertamanya di Kota Madiun dan Kediri pada bulan April. Tujuannya mengikuti perjalanan tersebut agar bisa mendekatkan diri dengan partners dan komunitas di timur Pulau Jawa, seperti yang tertera pada captionnya.

Tak hanya itu, setiap konten yang ada di akun instagramnya ini mengunggah tempat-tempat yang sudah upgrade sejak adanya Starbucks. Sebut saja Starbucks Reserve Margocity seperti yang terdapat pada postingannya tahun lalu, Starbucks Reserve Grand Indonesia yang ada di Jakarta Pusat, dan masih banyak lagi. Menariknya, pada salah satu postingan yang dia unggah terlihat saat itu dia tengah memegang minuman dari brand terkenal starbuck. Jadi jelas, bagaimana pun, dia tetap secara tidak langsung mengajak followersnya untuk menikmati minuman tersebut.


Beralih ke akun linkedinnya, ada lebih dari 1000 koneksi yang terhubung dengan Vidi Prima. Bukan hanya itu, ternyata ada banyak pengalaman Vidi dalam dunia Public Relation. Pada 2018 hingga 2022 dia pernah bekerja sebagai seorang Public Relations dan Digital Marketing and Brand Communications di Starbucks Indonesia. Dia juga pernah menjadi seorang copywriter dan senior reporter. Jika dilihat dari keseluruhan kontennya di linkedin, Vidi lebih banyak mengunggah aktivitasnya yang berkaitan dengan brand tempat dia bekerja dan bagaimana menuangkan kebanggaan menjadi seorang PR dari Starbucks Indonesia.

Tak kalah keren, Vidi juga mengunggah beberapa konten yang berkaitan dengan membuka wawasan terkait branding vs marketing. Terlepas dari itu, Vidi lebih banyak memuat konten kecintaannya dan cara dia meningkatkan reputasi Starbucks Indonesia di mata publik. Acap kali Vidi mengupload kembali postingan dari Starbucks Indonesia dan memberikan caption menarik yang menambah minat orang-orang yang ingin melihat aktivitas dari postingannya.

Hal menarik lainnya adalah saat Vidi memposting Happy #InternationalDayOfSignLanguages dari postingan Starbucks Indonesia. Hal tersebut dimaksudkan bahwa Starbucks secara bangga memperluas peluang bagi mereka yang tuli atau tidak bisa mendengar untuk dapat bekerja, menciptakan ruang yang membuat setiap orang merasa bahwa dirinya ada dan nyata. Konten lainnya yang diunggah adalah menu atau varian serta fitur terbaru yang dikeluarkan oleh Starbucks. Dengan cara ini, tentu saja akan semakin membuat brand Starbucks menarik dan luar biasa di mata publik.   


Mahasiswa Ilmu Komunikasi, 

Konsentrasi Public Relations

Universitas Andalas                                                                                                                     

Masih Ingat Kelas Internasional Episode 85 - Kelas Tamu? Ternyata Ada Kaitannya Dengan Bahasan Komunikasi Antar Budaya, lho!

Siapa yang udah pernah nonton Kelas Internasional? Tontonan menarik, lucu, mengocok perut, dan pastinya mengembalikan mood bagi siapa saja yang menontonnya.

Sumber foto: Aneka catatan.com

Tayang di salah satu stasiun televisi, sayang rasanya jika melewatkan Kelas Internasional sebagai tontonan menghibur bagi masyarakat Indonesia apalagi kaum rebahan, tentunya. Namun sekarang, tayangan ini sudah tidak ada lagi di NET.TV yang menayangkan program tersebut. Sedih, tapi masih bisa kita saksikan di Channel Youtube NET.TV.

Salah satu episodenya, yaitu pada episode 85 – Kelas Tamu bukan hanya membuat tertawa tapi juga berkaitan erat dengan bahasan Komunikasi Antar Budaya yang saat ini tengah saya pelajari. Terdiri dari 3 part, sebelumnya saya akan menguraikan terlebih dulu sedikit episode kali ini, Kelas Tamu. Dibintangi oleh Tara Budiman, salah satu aktor kebanggan tanah air, kemudian ada Maya Wulan, dan beberapa murid dari manca negara yang diperankan langsung oleh artis dari negara asalnya. Sebut saja, Suzuki dari Jepang, Lee Jong Hoon dari Korea Selatan, dan beberapa artis lainnya yang tak kalah kocak. Episode Kelas Tamu, diawali Kepala Sekolah yang meminta perwakilan kelas 3 pasang perempuan dan laki-laki, lucunya, satu dari 3 murid perempuan itu juga termasuk dirinya.

Pada part 1 ini saja sudah membuat saya senyum-senyum sendiri, untuk menyambut tamu penting yang merupakan keturunan keraton, Pak Budi yang diperankan oleh Tara sebagai guru, menyiapkan apa yang akan disiapkan. Seketika kelas ribut, karena beragamnya tanggapan dari murid-muridnya. Contohnya saja Lee yang langsung memperagakan dance Korea, budaya dari negara asalnya, juga Suzuki yang ingin mementaskan samurai, tapi ditegaskan oleh Pak Budi bahwa mereka hanya melakukan penyambutan secara formal menggunakan kebaya jawa. Nah, di kelas ini mereka menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar.

Sebelumnya pasti bertanya-tanya kan, bahasa apa yang mereka gunakan secara mereka berasal dari berbagai negara. Bukan bahasa Inggris, tapi bahasa Indonesia yang diajarkan oleh Pak Budi. Selain adegan lucu di kelas, juga ditampilkan adegan Kepala Sekolah, Bu Rika yang katanya tak ingin makan tapi tetap mengambil beberapa yang telah disediakan oleh Ibu Kantin.

Sampai tibalah, seorang perempuan yang berpakaian modis dan menggunakan bahasa gaul yang tidak dimengerti oleh murid-murid kelas Internasional yang ada di kantin. Bahkan Pak Suep, si OB sampai mengecek bahasa itu tidak ada di kamus bahasa Indonesia. Hanya Bu Kantini yang mengerti bahasa gaul itu sehingga mereka bisa berkomunikasi dengan baik dan tertawa bersama. Murid-murid internasional, Suzuki, Lee, dan Mrs. Palak mengira itu bahasa dari planet lain. Bahkan ketika saya menonton pun, juga terkaget dan oh, ternyata itu adalah bahasa Indonesia yang diplesetkan atau dibuat manja dan gaul begitu. Sampai ada subtitle untuk para penonton saat perempuan tadi menggunakan bahasa gaul tersebut.

Disini saya memahami, bahwa bahasa yang kita gunakan sebagai cara berkomunikasi dengan orang lain haruslah disesuaikan. Seperti murid-murid kelas internasional yang berasal dari berbagai negara menggunakan bahasa Indonesia sebagai alat komunikasi dan interaksi, disatukan, yang semula mereka berasal dari kebudayaan yaitu bahasa yang berbeda. Nah, saat bahasa gaul disuguhkan dan diperdengarkan pada mereka yang memang pada dasarnya tidak belajar dan memahami itu, termasuk juga saya sebagai penonton tentu merasa aneh dan tidak terlalu mengerti, namun lucu didengarkan.

Berlanjut pada part 2 dari episode Kelas Tamu ini, di ruangan kepala sekolah, Ibu Nendes seorang ahli make-up dan yang akan mengajarkan tata krama dalam penyambutan tamu dari keraton nanti, tapi Ibu Nendes yang suka menggunakan bahasa gaul dimana pun dia berada sudah mempengaruhi banyak sedikitnya murid-murid kelas internasional. Beberapa kali Pak Budi, selaku guru memberikan peringatan agar menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar terutama di dalam kelas, agar lebih mudah dimengerti. Selain itu, ada adegan lucu lainnya yang membuat saya tertawa terutama ketika Abbas sakit perut dan disuruh beranak dalam kubur yang artinya pergi saja ke toilet. Selanjutnya, pada part terakhir diawali dengan adegan Mrs. Palak berkomunikasi dengan menggunakan bahasa negara asalnya, India. Tentu saja jika dia menggunakan bahasa asalnya, Lee dan Suzuki yang merupakan murid internasional asal negara yang berbeda dari Mrs. Palak tidak akan paham. 

Penyambutan tamu dari keraton pun dimulai, diiringi dengan tembang oleh Bu Kantini dalam bahasa Jawa. Awalnya, tamu itu terharu dengan penyambutannya, namun dia terkejut ketika murid-murid internasional menggunakan bahasa gaul juga sehingga baginya, hal itu merupakan penghinaan. Nah, untung saja Mrs. Palak, Lee, dan Suzuki yang tidak terpilih dalam penyambutan memberikan pertunjukkan budaya khas Jawa dan menyatakan mereka cinta budaya Jawa, hal itu membuat tamu tersebut batal menarik sahamnya sehingga Bu Rika dan Pak Budi bersyukur tamunya tidak jadi kecewa dan tetap memberikan saham untuk sekolah.

Jika seseorang berkomunikasi menggunakan bahasa asalnya, dengan orang lain yang berbeda latar kebudayaan, tentu saja tidak akan mengerti dengan apa yang dikatakan. Jadi kembali lagi, perhatikan siapa komunikan kita dalam berkomunikasi karena itu akan mempengaruhi pesan paham atau tidak nantinya.

Dari tayangan ini juga, pada episode Kelas Internasional kita memahami betapa pentingnya komunikasi antar budaya, karena setiap orang tentu berasal dari budaya yang berbeda, nah dalam berkomunikasi, khususnya komunikasi verbal, bahasa adalah perantara yang digunakan dalam komunikasi antar budaya, maka dari itu dari tayangan itu diajarkan penting menggunakan bahasa Indonesia yang baik, karena murid-murid internasional itu berasal dari negara yang berbeda, agar tercapainya kesepahaman dalam berinteraksi dan berkomunikasi, mereka sudah terbiasa menggunakan bahasa Indonesia yang diajarkan oleh Pak Budi, guru mereka. 

Tentu akan aneh ketika mereka mendengarkan bahasa gaul yang belum pernah didengar sebelumnya, sehingga pada akhirnya mereka juga ikut terpengaruh. Sebenarnya, menurut saya tidak salah dalam berbahasa gaul, tapi harus perhatikan siapa dan bagaimana konteks komunikasi yang akan kita lakukan, contohnya saja saat Ibu Nendes berbahasa gaul yang mengerti dalam tayangan itu hanya Bu Kantini, sedangkan yang lain kebingungan dan merasa aneh termasuk saya. Sama juga dengan penggunaan bahasa Jawa yang disediakan subtitlenya karena tidak semua orang mengerti bahasa Jawa.

Terakhir, saya juga ingin mengaitkan dengan komunikasi non verbal dari interaksi yang mereka lakukan. Terlihat saat menonton, saya perhatikan jika mereka menggunakan bahasa gaul, anggota tubuh mereka lebih ekspresif dan sedikit manja-manja begitu. Jadi bisa kita simpulkan, bahwa bahasa yang digunakan haruslah sesuai siapa komunikan kita, situasi, dan kondisi. Karena jika ingin berinteraksi dengan orang lain, pastinya harus sama-sama paham apa pesan yang ingin disampaikan.


Ditulis oleh Eliza Nuzul Fitria, Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Andalas



Terpopuler